Steven Magnus adalah seorang entrepreneur muda yang membangun berbagai lini bisnis sejak usia sekolah. Perjalanan bisnisnya dimulai dari nol, penuh trial and error, kegagalan, dan eksperimen yang tidak selalu berhasil. Namun justru dari proses itulah lahir sistem berpikir yang tajam, disiplin dalam mengambil keputusan, dan keberanian untuk terus naik level.
Demas Pratama memulai perjalanannya dari dunia media production, dengan fokus pada videography, cinematography, dan editing. Sejak awal, ia tertarik pada bagaimana pesan, identitas, dan nilai dapat dibangun melalui struktur dan narasi yang kuat. Namun di balik ketertarikannya pada dunia kreatif, terdapat dorongan yang lebih besar: keinginan untuk terus meningkatkan kapasitas diri dan membangun sesuatu yang berdampak nyata.
The Origin Story
Kenapa FUTRA dibangun?
FUTRA tidak dibangun hanya karena peluang bisnis.FUTRA lahir dari perjalanan, kegagalan, dan keresahan yang pernah dirasakan sendiri oleh Steven dan Demas saat membangun bisnis ekspor dari nol. Di awal perjalanan, tidak ada sistem yang jelas. Tidak ada mentor yang benar-benar memantau proses. Banyak teori beredar, tapi sedikit yang benar-benar membimbing dari tahap paling dasar sampai closing dan repeat order.
Awalnya, Steven mulai membuat konten tentang ekspor sebagai bagian dari personal branding. Namun ternyata semakin banyak orang yang datang bukan karena ingin tahu teori, tapi karena mereka benar-benar bingung harus mulai dari mana. Mereka takut ditipu buyer. Mereka takut produknya tidak laku. Mereka ingin ekspor, tapi tidak punya arah.
Dari situlah FUTRA dibangun. Bukan sekadar kelas, bukan sekadar komunitas, tapi sistem. Sistem yang memantau progress. Sistem yang membantu melihat posisi seseorang ada di fase mana. Karena di dunia ekspor, kesalahan kecil bisa berakibat besar.
"FUTRA hari ini bukan hanya tentang ekspor. Ini tentang membangun kepercayaan diri seorang calon eksportir. Tentang membentuk mindset yang benar sebelum berbicara soal container dan shipment. FUTRA ada karena kami pernah berada di posisi itu dan kami tidak ingin orang lain berjalan sendirian tanpa arah."
Direction
Vision and mission.
Sistem edukasi dan kurasi yang menghubungkan eksportir Indonesia dengan standar profesional pasar global.
Vision.
Menjadi Export Ecosystem Company bertaraf internasional yang menghubungkan, mengkurasi, dan meningkatkan kualitas kerja sama antara eksportir Indonesia dan buyer global melalui sistem edukasi terstruktur dan pendekatan berbasis standar profesional dunia.
Mission.
Membangun sistem edukasi ekspor yang terstruktur.
Mengembangkan ekosistem yang mampu mengkurasi dan memetakan kesiapan eksportir.
Menjadi jembatan strategis antara supplier Indonesia dan buyer luar negeri.
Mendorong peningkatan kualitas eksportir Indonesia melalui monitoring progress.
Berkontribusi dalam memperkuat citra Indonesia di pasar internasional.
Philosophy
System.Integrity. Growth.
Tiga prinsip yang menjaga setiap keputusan FUTRA tetap terstruktur, dapat dipercaya, dan bertumbuh secara berkelanjutan.
System
FUTRA dibangun untuk menghadirkan struktur yang jelas, langkah yang terukur, dan proses yang terarah. Dengan sistem yang tepat, risiko dapat dikurangi dan peluang dimaksimalkan.
Integrity
Keberlanjutan bisnis global dibangun di atas kepercayaan. FUTRA menjunjung tinggi transparansi, komitmen, dan tanggung jawab.
Growth
Pertumbuhan bukan hanya tentang skala, tetapi tentang peningkatan kualitas dan dampak secara bertahap dan berkelanjutan.
Build with FUTRA
Build the next export chapter.
Bergabung dengan ekosistem belajar FUTRA atau buka percakapan untuk kolaborasi.