Pendahuluan
Durian Indonesia punya satu keunggulan yang sulit ditiru:
keragaman varietasnya.
Mulai dari Bawor, Petruk, Namlung, Super Tembaga, sampai berbagai durian lokal dari Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, dan daerah lainnya.
Tetapi dalam ekspor, nama varietas saja belum cukup.
Buyer tidak hanya bertanya:
- “Durian apa?”
- Mereka juga perlu tahu:
fresh atau frozen + whole atau pulp + tingkat kematangan + berat + flesh recovery + warna + rasa + kondisi buah + pest status + pesticide residue + bagaimana cold chain-nya.
Dan sejak 2025–2026, pembahasan ekspor durian Indonesia menjadi semakin menarik karena Indonesia sudah mendapatkan akses langsung durian beku ke Tiongkok. Protokol ekspor durian beku Indonesia–Tiongkok ditandatangani pada 25 Mei 2025, ekspor langsung pertama berlangsung pada Desember 2025, dan Barantin mencatat Januari–April 2026 sudah sekitar 4.077 ton durian beku diekspor ke Tiongkok dengan nilai sekitar Rp377,5 miliar.
Tetapi ada satu caveat besar:
durian beku ≠ durian segar.
Dalam sumber resmi terbaru yang ditemukan untuk artikel ini, Kemendag pada 2 April 2026 masih menyatakan protokol akses pasar durian segar Indonesia ke Tiongkok dalam proses peninjauan. Jadi jangan mengajarkan bahwa fresh durian Indonesia sudah otomatis boleh diekspor langsung ke China hanya karena frozen durian sudah masuk.
Fresh Durian, Frozen Whole, Pulp, dan Puree Bukan Produk yang Sama
Dalam bisnis durian, product form harus dikunci sejak awal.
| Produk | Karakter Komersial | Buyer Umum |
|---|---|---|
| Fresh Whole Durian | Buah utuh segar | Fresh-fruit importer |
| Frozen Whole Durian | Buah utuh dibekukan | Durian distributor / retail |
| Frozen Durian Pulp | Daging buah tanpa kulit | Foodservice / processor |
| Durian Puree / Paste | Daging yang diproses lebih lanjut | Bakery / beverage / food manufacturer |
| Durian Preparation | Formulated/processed product | Food manufacturer |
Protokol ekspor durian beku Indonesia ke Tiongkok secara eksplisit mencakup whole durian, durian pulp, dan durian puree yang berasal dari durian segar matang yang ditanam di Indonesia.
Artinya ketika buyer mengatakan:
- “Need Indonesian durian.”
- pertanyaan berikutnya bukan:
- “Berapa container?”
- Tetapi:
- Fresh or frozen? Whole, pulp, or puree?
HS Code Fresh Durian Sudah Sangat Jelas
Pada tingkat HS internasional, durian segar mempunyai kode khusus:
HS 081060, Durians, fresh.
UN Statistics Division menempatkannya pada Heading 0810 untuk buah segar lainnya dalam Chapter 08.
Jadi untuk:
- fresh whole durian
- HS 081060 merupakan starting point yang jelas.
Tetapi jangan meneruskan kode ini ke semua produk durian.
Kalau buah sudah dibekukan, HS-nya perlu dibaca kembali.
Frozen Durian Bisa Masuk Struktur HS yang Berbeda
UN Statistics Division mempunyai Heading 0811 untuk fruit and nuts yang dibekukan, termasuk buah yang uncooked atau dimasak dengan steaming/boiling, dengan atau tanpa added sugar.
Subheading residualnya adalah:
- HS 081190, Other frozen fruit and nuts.
- Jadi secara sederhana:
| Produk | Starting Point HS |
|---|---|
| Fresh Whole Durian | 081060 |
| Frozen Whole / Frozen Fruit | Heading 0811 / 081190 perlu dianalisis |
| Durian Pulp | Cek kondisi dan processing aktual |
| Durian Puree / Paste | Cek processing/composition aktual |
| Formulated Durian Product | Klasifikasi ulang |
Jangan membuat rumus:
- “semua durian HS 081060.”
- Begitu barang berubah bentuk, classification discussion juga berubah.
Indonesia Sudah Punya SNI Durian
BSN mencantumkan:
- SNI 4482:2024, Durian
- dengan status Berlaku.
SNI dapat menjadi salah satu baseline nasional untuk membangun sistem mutu.
Tetapi jangan mengatakan:
- “Kalau sesuai SNI berarti buyer luar negeri pasti terima.”
- Tidak sesederhana itu.
Buyer dapat mempunyai specification yang lebih rinci berdasarkan varietas, retail format, processing requirement, dan market mereka.
Jadi dalam ekspor gunakan:
SNI + buyer specification + destination requirement.
Buyer Tidak Membeli “Durian Premium”
Kata-kata seperti:
- premium
- super
- Grade A
- export quality
tidak cukup untuk transaksi industrial atau importir profesional.
Specification lebih berguna kalau membahas parameter seperti:
| Parameter | Buyer Specification |
|---|---|
| Product | Fresh / Frozen |
| Form | Whole / Pulp / Puree |
| Variety | As declared |
| Origin | As declared |
| Weight / Size | As agreed |
| Maturity | As agreed |
| Flesh Color | As approved |
| Flavor / Aroma | As approved |
| Flesh Recovery | As agreed |
| Seed Character | As agreed |
| External Defect | Within tolerance |
| Internal Defect | Within tolerance |
| Pest / Disease | Destination compliant |
| Pesticide Residue | Destination compliant |
| Packaging | As agreed |
Untuk frozen product, tambahkan:
- freezing method
- core temperature
- pack format
- glazing bila relevan
- cold-chain requirement
- microbiological specification bila diperlukan
Buyer sebenarnya tidak membeli:
“durian yang enak.”
Buyer membeli durian dengan kualitas yang dapat diulang dari shipment ke shipment.
Varietas Penting, tapi Nama Varietas Belum Cukup
Barantin menyebut varietas seperti Bawor, Super Tembaga, dan Namlung sebagai contoh varietas unggulan dalam pembahasan ekspor durian Indonesia. Di Parigi Moutong sendiri pemerintah daerah juga mencatat adanya berbagai tipe seperti Super Tembaga, Musang King, Duri Hitam, Montong, Bawor, dan Petruk.
Tetapi buyer mungkin tidak membeli hanya berdasarkan nama tersebut.
Misalnya dua lot varietas yang sama tetap dapat berbeda dalam:
maturity + sweetness + texture + flesh ratio + seed size + aroma + warna.
Karena itu varietas harus dikombinasikan dengan approved sample dan specification aktual.
Flesh Recovery Bisa Lebih Penting daripada Berat Buah
Khusus buyer pulp atau processor, pertanyaan pentingnya bukan hanya:
- “satu durian beratnya berapa?”
- Mereka sebenarnya ingin mengetahui:
- berapa banyak usable flesh yang didapat dari setiap kilogram buah.
Kalau dua durian sama-sama 3 kg tetapi satu menghasilkan jauh lebih banyak daging, economics buyer berubah.
Jadi exporter sebaiknya memahami parameter seperti:
- 01Gross Fruit Weight
- 02Husk
- 03Seed
- 04Usable Pulp
Bukan hanya menjual berdasarkan nama varietas.
Durian Frozen ke China Sudah Punya Jalur Nyata
Perubahan besar terjadi setelah Indonesia dan Tiongkok menandatangani protokol ekspor durian beku pada 25 Mei 2025.
Menurut Barantin, direct shipment pertama berlangsung pada Desember 2025. Pada 16 April 2026, pemerintah kembali melepas 459 ton durian asal Sulawesi Tengah senilai Rp42,5 miliar ke Tiongkok.
Barantin mencatat bahwa pada periode Januari–April 2026 total durian beku yang telah diekspor ke Tiongkok mencapai sekitar:
- 4.077 ton
- dengan nilai ekonomi sekitar:
- Rp377,5 miliar.
- Ini jauh lebih kuat daripada sekadar mengatakan:
- “China potensial.”
Market access-nya untuk produk frozen memang sudah digunakan secara nyata.
Tetapi Fresh Durian ke China Belum Boleh Disamakan
Ini bagian yang paling penting untuk dipahami eksportir pemula.
Kemendag pada Maret dan April 2026 masih menyebut pembahasan protokol ekspor durian segar Indonesia ke Tiongkok sebagai proses yang belum selesai.
Artinya:
- Frozen Durian Indonesia → direct China access sudah berjalan
- sedangkan berdasarkan sumber resmi terbaru yang ditemukan sampai Research Cut-Off artikel:
- Fresh Durian Indonesia → protokol akses langsung China masih dalam proses review.
Jangan melihat buahnya sama lalu menganggap regulatory access-nya sama.
Protokol China untuk Frozen Durian Sangat Spesifik soal Suhu
Barantin menjelaskan durian yang masuk scope protokol adalah durian beku dari *Durio zibethinus* dalam bentuk:
- whole durian
- pulp
- puree
Durian tersebut harus berasal dari buah segar matang yang ditanam di Indonesia.
Setelah diproses, produk dibekukan pada -30°C atau lebih rendah menggunakan quick freezing process, kemudian dipertahankan pada core temperature -18°C atau lebih rendah.
Artinya frozen durian export bukan:
- 01**buah masuk freezer rumah
- 02beku
- 03kirim.**
Yang dikontrol adalah:
process + temperature + facility + traceability + shipment cold chain.
Cold Chain Harus Bertahan Sampai Buyer
Mencapai -18°C di pabrik saja belum cukup.
Kalau barang kemudian mengalami temperature abuse di:
- 01**cold storage
- 02trucking
- 03stuffing
- 04port
- 05reefer container
- 06transshipment
- 07destination**
product quality tetap bisa turun.
Karena itu exporter perlu melihat cold chain sebagai satu sistem:
- 01Quick Freezing
- 02Frozen Storage
- 03Reefer Loading
- 04Transit
- 05Destination Cold Storage
Bukan sekadar:
“container pakai reefer.”
Kebun dan Packing House Tidak Bisa Asal Dipilih
Untuk akses ekspor yang highly regulated seperti Tiongkok, supplier network juga harus mempunyai traceability.
Barantin menjelaskan pendampingan ekspor durian meliputi:
- registrasi kebun yang disetujui otoritas
- registrasi packing house
- manajemen mutu
- traceability dari kebun
- bebas organisme pengganggu tumbuhan karantina
- pemenuhan keamanan pangan terkait residu pestisida dan kontaminan
Artinya exporter tidak bisa:
- 01**hari ini dapat order
- 02besok keliling desa beli durian random
- 03campur di warehouse
- 04kirim China.**
Supply chain harus sudah bisa ditelusuri.
Traceability Dimulai dari Kebun
Idealnya lot ekspor dapat ditarik kembali ke sumbernya.
Secara operasional:
- 01Registered Farm
- 02Harvest Lot
- 03Packing/Processing Lot
- 04Frozen Lot
- 05Export Shipment
Kalau ada masalah pada residue atau pest, exporter perlu bisa menjawab:
- barang ini berasal dari kebun mana?
- Tanpa traceability, root cause investigation menjadi sangat sulit.
Pesticide Residue Bukan Sekadar Urusan Petani
Barantin secara eksplisit memasukkan residu pestisida dan kontaminan sebagai bagian dari aspek keamanan pangan yang harus diperhatikan dalam kesiapan ekspor durian.
Exporter tetap perlu mengetahui:
- pestisida apa yang digunakan supplier
- kapan aplikasi terakhir
- apakah sesuai pre-harvest interval
- bagaimana requirement MRL negara tujuan
- apakah buyer meminta laboratory testing
Jangan menunggu buyer mengirim complaint baru mencari tahu chemical programme di kebun.
Fresh Durian Punya Tantangan Kematangan
Fresh durian punya satu masalah yang tidak sama dengan frozen:
- buah terus mengalami perubahan setelah panen.
- Buyer dapat meminta maturity tertentu tergantung:
- transit time + retail channel + destination + consumption timing.
- Terlalu muda:
- rasa dan tekstur belum berkembang.
- Terlalu matang:
- risiko pecah, fermentasi, odor kuat, dan shelf-life pendek meningkat.
- Jadi parameter seperti maturity seharusnya dikunci sebelum shipment.
Defect Eksternal Tidak Selalu Menceritakan Kondisi Dalam
Kulit durian bisa terlihat bagus tetapi bagian dalam mempunyai problem.
Karena itu QC bisa dibagi:
External Quality
- size
- shape
- stem condition
- cracks
- insect damage
- disease symptom
Internal Quality
- flesh color
- maturity
- texture
- taste
- seed condition
- pulp recovery
- internal disorder
Sample cutting dapat menjadi bagian penting dari lot inspection.
Packaging Fresh dan Frozen Berbeda
Fresh whole durian harus mempertimbangkan:
ventilation + thorn protection + fruit movement + carton strength + odor + handling damage.
Frozen product mempunyai fokus berbeda:
temperature retention + food-contact packaging + sealing + moisture protection + cold-storage compatibility.
Pulp dan puree biasanya lebih efisien secara shipping karena tidak membawa berat kulit.
Tetapi buyer segment-nya juga berubah.
Jadi jangan menyimpulkan:
- “pulp pasti lebih bagus daripada whole.”
- Keduanya melayani market berbeda.
Fresh Whole, Frozen Whole, atau Pulp: Mana Lebih Menarik?
Tidak ada satu jawaban universal.
Fresh whole cocok ketika buyer menjual experience buah utuh dan market access memungkinkan.
Frozen whole mempertahankan bentuk whole fruit tetapi membutuhkan cold chain yang kuat.
Frozen pulp mengurangi husk dan dapat menarik foodservice maupun processor.
Puree lebih dekat ke industrial ingredient.
Pilihan terbaik ditentukan oleh:
market + buyer + logistics + processing capability + margin.
Siapa Buyer Durian Indonesia?
| Buyer | Produk yang Dicari |
|---|---|
| Fresh Fruit Importer | Fresh whole durian |
| Durian Distributor | Fresh / frozen whole |
| Asian Grocery Distributor | Frozen whole / pulp |
| Foodservice Distributor | Frozen pulp |
| Bakery Manufacturer | Pulp / puree |
| Beverage Manufacturer | Puree / paste |
| Ice Cream Manufacturer | Pulp / puree |
| Food Ingredient Company | Industrial durian ingredient |
| Private Label Brand | Retail frozen durian |
Jadi pencarian:
- “durian buyer China”
- masih terlalu luas.
Lebih tajam:
- frozen durian importer
- durian pulp distributor
- durian puree food manufacturer
tergantung barang yang tersedia.
Jangan Menganggap China Satu-satunya Market
China jelas sangat menarik karena skalanya besar dan pemerintah Indonesia sedang mendorong akses pasar durian secara aktif.
Namun Kemendag juga mencatat buah tropis Indonesia secara keseluruhan telah masuk berbagai pasar global, dan ekspor buah Indonesia pada 2025 mencapai sekitar USD 516,17 juta. Angka tersebut adalah ekspor buah secara luas, bukan statistik khusus durian.
Artinya exporter tetap perlu melihat:
- China + regional Asia + Middle East + specialty market
- berdasarkan bentuk produknya.
Jangan sampai supply chain hanya cocok untuk satu destination.
Jangan Gunakan Data Broad Fruit sebagai Statistik Durian
Ini prinsip yang sama dengan produk lain.
Kalau dataset yang digunakan mencakup:
- berbagai buah
- jangan mengubahnya menjadi:
- “nilai ekspor durian Indonesia.”
Untuk durian segar sebenarnya tersedia HS khusus 081060, tetapi akses pasar dan bentuk perdagangan tetap harus dibaca hati-hati, terutama ketika frozen durian, pulp, puree, atau transshipment ikut dibahas.
Jadi sebut data sesuai cakupannya.
SNI Bisa Jadi Baseline, Buyer Tetap Menentukan Final Spec
BSN mencatat SNI 4482:2024, Durian sebagai standar yang berlaku.
Gunakan standar nasional sebagai baseline quality system.
Tetapi kalau buyer mengatakan:
“Weight 2–3 kg, particular maturity, no cracking, approved flesh color.”
maka commercial contract harus mengikuti parameter yang sudah disetujui tersebut selama tidak bertentangan dengan applicable regulation.
Standard compliance dan buyer approval bukan dua hal yang saling menggantikan.
Phytosanitary Requirement Bergantung pada Product dan Destination
Untuk fresh plant product, plant-health requirement biasanya jauh lebih relevan.
Frozen product dapat mempunyai treatment berbeda karena degree of processing-nya berbeda.
Dalam ekosistem ekspor durian Tiongkok, Barantin mempunyai peran dalam memastikan pemenuhan pest status, traceability, fasilitas, serta persyaratan negara tujuan sebelum sertifikasi dilakukan.
Jadi jangan bertanya:
- “Durian wajib phyto nggak?”
- tanpa menyebut:
- fresh atau frozen + destination mana + protocol mana.
Dokumen Ekspor Durian
Tergantung bentuk produk, buyer, dan destination, dokumen yang relevan dapat mencakup:
- Commercial Invoice
- Packing List
- PEB
- NPE
- Bill of Lading / Air Waybill
- Certificate of Origin bila applicable
- Phytosanitary Certificate bila dipersyaratkan
- Product Specification
- Certificate of Analysis bila diperlukan
- pesticide-residue / contaminant report bila required
- farm registration / traceability evidence untuk protocol tertentu
- packing-house / facility registration untuk market tertentu
- temperature record untuk frozen shipment
- food-safety document untuk processed/frozen product bila dipersyaratkan
- additional declaration atau certificate sesuai destination protocol
Payung umum kebijakan ekspor Indonesia saat Research Cut-Off artikel ini adalah Permendag Nomor 23 Tahun 2023 sebagaimana terakhir diubah melalui Permendag Nomor 12 Tahun 2026, yang ditetapkan 28 April 2026 dan berstatus berlaku.
Tetapi jangan membuat satu checklist universal.
Fresh durian ke Malaysia belum tentu memiliki requirement yang sama dengan frozen pulp ke China.
Workflow Ekspor Fresh Durian yang Lebih Aman
Secara supply:
- 01Farm
- 02Harvest
- 03Maturity Selection
- 04Sorting
- 05Grading
- 06Packing
- 07Phytosanitary / Market Compliance
- 08Shipment
Secara komersial:
- 01Target Market
- 02Market Access Check
- 03Variety
- 04Buyer Specification
- 05Sample
- 06Supplier Mapping
- 07Harvest Plan
- 08QC
- 09Documentation
- 10Shipment
Yang harus dicek pertama justru:
- apakah bentuk produk tersebut boleh masuk destination?
- Bukan harga freight dulu.
Workflow Frozen Durian ke China
Framework sederhananya:
- 01Registered Supply
- 02Mature Fruit
- 03Processing
- 04Whole/Pulp/Puree
- 05Quick Freezing
- 06Frozen Storage
- 07Traceability & QC
- 08Export Compliance
- 09Reefer Shipment
Protokol Indonesia–Tiongkok mensyaratkan quick freezing pada -30°C atau lebih rendah dan core temperature dipertahankan pada -18°C atau lebih rendah untuk durian beku yang masuk scope protocol.
Jadi factory capability menjadi bagian dari export readiness.
Pertanyaan yang Harus Ditanyakan ke Buyer
Kalau buyer bilang:
- “We need Indonesian durian.”
- jangan langsung kasih harga.
Kunci dulu:
- fresh atau frozen?
- whole, pulp, atau puree?
- varietas?
- origin?
- size / weight?
- maturity requirement?
- flesh color?
- flesh recovery?
- seed preference?
- defect tolerance?
- pesticide-residue specification?
- microbiological specification bila processed?
- packaging?
- destination country?
- importer sudah mempunyai market access?
- farm / packing-house registration requirement?
- freezing requirement?
- reefer temperature?
- monthly / annual volume?
Baru quotation punya konteks.
Kesimpulan
Durian Indonesia mempunyai peluang ekspor yang jauh lebih serius daripada sekadar menjual buah eksotis.
Indonesia kini sudah mempunyai jalur direct export durian beku ke Tiongkok. Protokol ditandatangani 25 Mei 2025, direct shipment pertama berlangsung Desember 2025, dan sepanjang Januari–April 2026 Barantin mencatat sekitar 4.077 ton durian beku sudah diekspor langsung ke Tiongkok dengan nilai sekitar Rp377,5 miliar.
Tetapi jangan mencampuradukkan:
frozen market access dengan fresh market access.
Dalam official update terbaru yang ditemukan untuk artikel ini, Kemendag pada 2 April 2026 masih menyatakan protokol akses durian segar Indonesia ke Tiongkok berada dalam proses peninjauan.
Dari sisi HS juga jelas:
fresh durian → HS 081060
sedangkan frozen fruit masuk ke struktur Heading 0811, dengan HS 081190 sebagai subheading residual frozen fruit yang relevan untuk dianalisis lebih lanjut.
Jadi jangan hanya menawarkan:
- “Premium Indonesian Durian.”
- Tawarkan:
Durian dengan variety, product form, maturity, flesh quality, traceability, residue compliance, packaging, freezing/cold-chain specification, serta destination market access yang jelas.
Karena buyer bukan cuma membeli:
durian yang enak.
Buyer membeli produk yang harus sampai dengan kualitas, keamanan, dan regulatory status yang sesuai dengan apa yang mereka pesan.
Referensi Utama
- United Nations Statistics Division: HS 081060 untuk fresh durian dan Heading 0811/081190 untuk frozen fruit.
- Badan Standardisasi Nasional: SNI 4482:2024, Durian.
- Badan Karantina Indonesia: protokol durian beku Indonesia–Tiongkok, shipment 2026, temperature requirement, traceability, kebun dan packing house.
- Kementerian Perdagangan: status pembahasan akses pasar durian segar Indonesia ke Tiongkok dan perkembangan ekspor buah tropis.
- JDIH Kementerian Perdagangan: Permendag Nomor 23 Tahun 2023 sebagaimana terakhir diubah melalui Permendag Nomor 12 Tahun 2026.
Referensi cepat
Pertanyaan umum
Apa HS Code durian segar?
Untuk durian segar, HS internasionalnya adalah 081060, Durians, fresh. Final kode delapan digit Indonesia tetap perlu diverifikasi melalui BTKI/INSW.
Apakah frozen durian memakai HS yang sama?
Frozen fruit berada pada Heading 0811, dan HS 081190 mencakup other frozen fruits. Pulp, puree, atau produk yang diproses lebih lanjut tetap harus diklasifikasikan berdasarkan kondisi aktual.
Apakah Indonesia sudah bisa ekspor durian ke China?
Ya untuk durian beku yang masuk scope protokol. Protokol ditandatangani pada 25 Mei 2025 dan direct export pertama berlangsung pada Desember 2025.
Apakah fresh durian Indonesia sudah bisa langsung masuk China?
Dalam sumber resmi terbaru yang ditemukan sampai Research Cut-Off, belum dapat disamakan dengan frozen durian. Kemendag pada 2 April 2026 masih menyatakan protokol akses pasar durian segar dalam proses peninjauan.
Bentuk frozen durian apa yang masuk protokol China?
Barantin menyebut whole durian, durian pulp, dan durian puree yang berasal dari durian segar matang yang ditanam di Indonesia.
Berapa suhu frozen durian untuk protokol China?
Menurut Barantin, produk dibekukan pada -30°C atau lebih rendah menggunakan quick freezing process dan dipertahankan pada core temperature -18°C atau lebih rendah.
Apakah Indonesia punya SNI durian?
Ya. BSN mencantumkan SNI 4482:2024, Durian dengan status berlaku.
Apakah kebun dan packing house penting untuk ekspor durian?
Untuk market dengan protocol khusus seperti China, sangat penting. Barantin menekankan registrasi kebun, packing house, traceability, pest status, serta keamanan pangan seperti residu pestisida dan kontaminan.
Durian Indonesia: Fresh dan Frozen Beda Jalur, HS Code, Buyer, China Market, dan Regulasi Handbook
Materi pendamping untuk membantu persiapan produk dan strategi ekspor.
